Berikut ini adalah renungan mini (singkat) yang bisa Anda kirimkan ke rekan atau saudara seiman lain via email, sms atau BBM, WhatsApp juga YM untuk menguatkan serta membangun iman mereka.

Iman dan Doa yang Dijawab Tuhan

share this article...
Bookmark and Share

renungan mini:
Tanpa sadar, ada kalanya kita tidak bisa membedakan antara iman & nafsu, dan itu mempengaruhi doa kita. Bisa jadi tanpa kita sadari, ada beberapa doa kita doa-doa yang salah, ada nafsu dalam doa-doa tersebut . Itu sebabnya mengapa belum mendapat jawaban dari sorga. 
Sudah saatnya kita memeriksa kembali doa-doa kita ....
(Yakobus 4:3)

>> baca artikelnya

renungan mini:
Bila ada orang yang berdoa, biarlah doanya lahir dari iman. Maksudnya, seseorang berdoa karena ia percaya bahwa Tuhan sanggup menjawab doanya (doa yang dipanjatkan karena percaya). Pada dasarnya, yang menggerakkan hati Tuhan untuk menjawab doa seseorang, bukanlah karena besarnya masalah orang tersebut. Tuhan selalu tergerak untuk menjawab doa seseorang, ketika Ia melihat iman dalam hati orang tersebut. Mengapa? Karena 'iman' menyenangkan hati Tuhan. 
(Yakobus 5:15 / Ibrani 11:6)


renungan mini:
Doa yang besar kuasanya, bagaimanapun juga, adalah doa orang benar. Pertanyaannya adalah, siapakah yang bisa disebut orang benar? Orang benar adalah orang yang dibenarkan Allah karena iman dan perbuatannya.
(Yakobus 5:16 / Yakobus 2:21-24)

>> baca artikelnya


share this article...
Bookmark and Share

Mencintai Uang

share this article...
Bookmark and Share

renungan mini:
Salah satu manifestasi dari hati yang menghamba pada uang adalah menimbun uang/kekayaan. Secara halus bisa dikatakan, bahwa seorang penimbun uang adalah seorang penabung yang menjauh dari Tuhan. Mengapa? Karena rasa aman seorang penimbun uang/kekayaan terletak pada besar kecilnya jumlah uang/kekayaan yang ia miliki. Ketika jumlah uang bertambah, rasa aman meningkat, namun bila uang berkurang, rasa aman juga berkurang.
Yang harus kita perhatikan di hari-hari ini, bagaimana posisi/maksud kita ketika menabung. Karena bila tanpa sadar dengan menabung kita menimbun uang, di saat yang sama, kita juga sedang memperbesar ketergantungan serta kecintaan kita pada uang.
(Matius 6:19, Lukas 12:34)

>> baca artikelnya

renungan mini:
Kisah 'pembunuhan murah' dapat kita temui di peristiwa pengkhianatan Yudas terhadap Yesus sang guru. Alkitab mengatakan bahwa Yudas menjual gurunya seharga 30 keping uang perak (sekitar 468 gram perak, sepertiga harga minyak narwastu yang dipakai Maria mengurapi Yesus), jumlah yang terlalu sedikit untuk mengkhianati seorang guru & juruselamat dunia. Iblis sangat bernafsu membunuh Yesus, dan iblis menggerakkan Yudas dengan uang karena di dalam hatinya ada cinta uang. (Cinta uang telah ada dalam hati Yudas dari sejak ia menjadi murid Yesus). Orang yang mencintai uang akan mudah digerakkan oleh uang. 
Cinta uang adalah penyakit hati yang harus sangat 'kita pertimbangkan' untuk segera diobati, apalagi di hari-hari ini. Krisis keuangan nampaknya masih terus meningkat.
(1 Timotius 6:10)


renungan mini:
Orang benar adalah orang yang hidup sesuai hukum Tuhan (firman Tuhan). Orang seperti ini dibenarkan oleh Tuhan karena cara hidup dan perbuatannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Dan berkat Tuhan hanya akan datang bagi orang yang dibenarkan Tuhan. Mengapa? Karena berkat Tuhan tidak pernah jauh dari firman Tuhan.
Berkat Tuhan bukanlah uang. Namun berkat Tuhan bisa mendatangkan uang. Sayangnya, banyak orang mengarahkan pandangannya hanya pada 'bagaimana mendapatkan uang' bukan pada 'bagaimana menjadi orang benar'.
(Amsal 10:6)

>> baca artikelnya

share this article...
Bookmark and Share
 
Converted by Ritesh Sanap | Sponsored by Downloaddeck.com Powered by Giant Themes