renungan mini:
Salah satu manifestasi dari hati yang menghamba pada uang adalah menimbun uang/kekayaan. Secara halus bisa dikatakan, bahwa seorang penimbun uang adalah seorang penabung yang menjauh dari Tuhan. Mengapa? Karena rasa aman seorang penimbun uang/kekayaan terletak pada besar kecilnya jumlah uang/kekayaan yang ia miliki. Ketika jumlah uang bertambah, rasa aman meningkat, namun bila uang berkurang, rasa aman juga berkurang.
Yang harus kita perhatikan di hari-hari ini, bagaimana posisi/maksud kita ketika menabung. Karena bila tanpa sadar dengan menabung kita menimbun uang, di saat yang sama, kita juga sedang memperbesar ketergantungan serta kecintaan kita pada uang.
(Matius 6:19, Lukas 12:34)
>> baca artikelnya
renungan mini:
renungan mini:
Orang benar adalah orang yang hidup sesuai hukum Tuhan (firman Tuhan). Orang seperti ini dibenarkan oleh Tuhan karena cara hidup dan perbuatannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Dan berkat Tuhan hanya akan datang bagi orang yang dibenarkan Tuhan. Mengapa? Karena berkat Tuhan tidak pernah jauh dari firman Tuhan.
Berkat Tuhan bukanlah uang. Namun berkat Tuhan bisa mendatangkan uang. Sayangnya, banyak orang mengarahkan pandangannya hanya pada 'bagaimana mendapatkan uang' bukan pada 'bagaimana menjadi orang benar'.
(Amsal 10:6)
>> baca artikelnya
Salah satu manifestasi dari hati yang menghamba pada uang adalah menimbun uang/kekayaan. Secara halus bisa dikatakan, bahwa seorang penimbun uang adalah seorang penabung yang menjauh dari Tuhan. Mengapa? Karena rasa aman seorang penimbun uang/kekayaan terletak pada besar kecilnya jumlah uang/kekayaan yang ia miliki. Ketika jumlah uang bertambah, rasa aman meningkat, namun bila uang berkurang, rasa aman juga berkurang.
Yang harus kita perhatikan di hari-hari ini, bagaimana posisi/maksud kita ketika menabung. Karena bila tanpa sadar dengan menabung kita menimbun uang, di saat yang sama, kita juga sedang memperbesar ketergantungan serta kecintaan kita pada uang.
(Matius 6:19, Lukas 12:34)
>> baca artikelnya
renungan mini:
Kisah 'pembunuhan murah' dapat kita temui di peristiwa pengkhianatan Yudas terhadap Yesus sang guru. Alkitab mengatakan bahwa Yudas menjual gurunya seharga 30 keping uang perak (sekitar 468 gram perak, sepertiga harga minyak narwastu yang dipakai Maria mengurapi Yesus), jumlah yang terlalu sedikit untuk mengkhianati seorang guru & juruselamat dunia. Iblis sangat bernafsu membunuh Yesus, dan iblis menggerakkan Yudas dengan uang karena di dalam hatinya ada cinta uang. (Cinta uang telah ada dalam hati Yudas dari sejak ia menjadi murid Yesus). Orang yang mencintai uang akan mudah digerakkan oleh uang.
Cinta uang adalah penyakit hati yang harus sangat 'kita pertimbangkan' untuk segera diobati, apalagi di hari-hari ini. Krisis keuangan nampaknya masih terus meningkat.
(1 Timotius 6:10)
renungan mini:
Orang benar adalah orang yang hidup sesuai hukum Tuhan (firman Tuhan). Orang seperti ini dibenarkan oleh Tuhan karena cara hidup dan perbuatannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Dan berkat Tuhan hanya akan datang bagi orang yang dibenarkan Tuhan. Mengapa? Karena berkat Tuhan tidak pernah jauh dari firman Tuhan.
Berkat Tuhan bukanlah uang. Namun berkat Tuhan bisa mendatangkan uang. Sayangnya, banyak orang mengarahkan pandangannya hanya pada 'bagaimana mendapatkan uang' bukan pada 'bagaimana menjadi orang benar'.
(Amsal 10:6)
>> baca artikelnya
share this article...